- Admin
- 11 / 06 / 2024
- Gudang Transportasi
Cara Ekspor Ikan Hias dari Indonesia ke Luar Negeri
Sebagai negara dengan perairan yang luas, Indonesia memiliki banyak jenis ikan termasuk ikan hias. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jenis ikan hias Indonesia yang di ekspor mencakup lima kode HS utama yaitu ikan hidup air tawar koi (HS-03011191 cyprinus carpio), ikan hidup air tawar mas koki (HS-03011192 carassius auratus), ikan hidup air tawar cupang aduan (HS-03011193 beta splendens), ikan hidup air tawar arwana (HS-03011195 scleropages formosus), dan ikan hidup air tawar lain-lain (HS-03011199).
Bagi kamu yang tertarik dan ingin ekspor ikan hias ke luar negeri, berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa kamu terapkan untuk mengirim ikan hias ke luar negeri dari Indonesia.
1. Siapkan Dokumen yang DibutuhkanSebelum ekspor ikan hias ke luar negeri, kamu perlu memerhatikan kesehatan ikan-ikan tersebut dan mendapatkan sertifikat karantina ikan. Kamu bisa mendapatkanya dari balai karantina ikan yang dapat memastikan bahwa ikan yang hendak kamu kirim ke luar negeri bebas dari penyakit.
Kamu juga harus mendapatkan izin dari CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) jika ikan yang kamu kirim termasuk dalam ikan yang terancam atau rentan terhadap perdagangan internasional, seperti ikan Arowana Asia, Ikan Napoleon, dan Seahorses.
2. Pilih dan Kemas Ikan dengan Tepat
Tidak semua ikan hias bisa melewati proses perjalanan yang jauh, oleh karena itu kamu harus memastikan terlebih dahulu bahwa ikan yang hendak kamu pilih sehat dan mampu melewati perjalanan lintas negara.
Biasanya sebelum dikirim, ikan akan dipuasakan selama 24-48 jam terlebih dahulu untuk mengurangi kotoran di air, selama perjalanan. Lalu ikan akan dimasukan ke dalam plastik yang sudah diisi oleh air bersih dan oksigen sebelum akhirnya dikirim menggunakan styrofoam dan peti kayu.
3. Proses Pengiriman
Ada pengiriman via udara dan laut yang bisa kamu pilih, sebaiknya sesuaikan juga dengan jenis ikan yang dikirim. Tetapi biasanya ikan hias dikirim dengan ekspedisi udara untuk mempercepat proses pemindahan dan meminimalisir kondisi ikan yang memburuk.
Setelah itu siapkan semua dokumen (termasuk surat perizinan) dan deklarasikan ekspor ikan hias kamu pada bea cukai dan pastikan semua persyaratan sudah terpenuhi.
4. Pelajari Persyaratannya
Setiap negara memiliki peraturan ekspor-impor nya masing-masing, oleh karena itu kamu harus mempelajarinya terlebih dahulu persyaratan negara tujuan kamu. Beberapa negara memiliki beberapa persyaratan tertentu seperti meminta sertifikat tambahan dan lainnya. Bahkan beberapa negara juga melarang spesies ikan tertentu untuk masuk ke dalam muatan impor mereka.
Hal ini tentu sangat penting untuk kamu cari tau terlebih dahulu karena jika sampai kamu melewatkan informasi penting, mungkin kamu akan kesulitan menjani pemeriksaan bea cukai.
Saat ini Indonesia menempati posisi ke dua sebagai negara eksportir ikan hias terbesar di dunia. Negara seperti Amerika Serikat, Singapura, Jerman, China, dan Hongkong juga terkenal sebagai importir ikan hias Indonesia, lho. Keanekaragaman spesies ikan hias yang ada di Indonesia membuat banyak negara tertarik akan berbagai ikan eksotis nya.
Harga ikan di Indonesia juga cukup bersaing di pasar global, namun kualitas ikan has yang Indonesia miliki jauh lebih baik akibat perawatan dan kondisi air nya yang ideal. Tidak heran ya jika banyak negara yang memiliki Indonesia sebagai ekportir ikan hias mereka?
Jika kamu tertarik ingin ekspor ikan hias, kamu bisa percayakan pada cepatin untuk mengirimnya sampai negera tujuan! Konsultasikan di nomor ini untuk mengetahui informasi selengkapnya terkait ekspor-impor ke luar negeri.
Posting Komentar